IndeksCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
saran buat acara gewanshow
Tue Jul 13, 2010 1:10 pm by Anonymous
buat kak Abeth yang handle ni acara please adakan acara satu jam khusus TVXQ~~ Surprised and lo bisa jam siarnya ditambah~~ gomawoooo flower Very Happy

Comments: 1
Social bookmarking
Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Furl  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of KHARISMA 95.5 FM COMMUNITY on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of KHARISMA 95.5 FM COMMUNITY on your social bookmarking website

Share | 
 

 Komnas HAM menduga, Koversi Gas Langgar HAM

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
mahaputra99



Posts : 413
Join date : 02.07.10

PostSubyek: Komnas HAM menduga, Koversi Gas Langgar HAM   Tue Jul 13, 2010 3:49 pm

Komnas HAM sepakat bahwa kebijakan konversi minyak tanah ke gas yang diikuti maraknya ledakan tabung gas 3 kg diduga kuat mengandung pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintah sebagai pengambil kebijakan.
Hal ini disampaikan oleh komisioner Komnas HAM Jhony Nelson Simanjuntak. Menurut Nelson, Fakta-fakta di lapangan sudah menggelisahkan dan mencemas masyarakat. Ini fakta publik yang tidak perlu ditinjau lagi ke lapangan dan ada dugaan pelanggaran HAM.
Lalu mengapa bisa diduga sebagai pelanggaran HAM? Jhony mencatat beberapa alasan. Pertama, maraknya ledakan tabung membuat orang merasa semakin tidak nyaman dan aman ketika menggunakan tabung gas 3 kg. Padahal rasa aman dan nyaman itu diatur di UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM sebagai salah satu hak asasi.
Kedua, ledakan menyebabkan korban meninggal. Dalam kasus ini, seseorang meninggal dengan tidak dikehendaki sementara hak hidup merupakan hak asasi yang dijamin UU.
Alasan terakhir, ledakan yang menyebabkan kebakaran membuat seseorang kehilangan hak miliknya, baik harta benda maupun properti. Tegas Jhoni, Komnas sepakat bahwa konversi minyak tanah ke gas itu adalah kebijakan pemerintah. Kalau pelaksanaannya tidak diiringi dengan keamanan dan kenyamanan dan sosialisasi, maka terjadi pelanggaran.
Sementara itu, Organisasi masyarakat Bendera mendatangi Komnas HAM. Mereka mengaku mewakili korban ledakan tabung gas 3 kg dan ingin mengadukan pemerintah sebagai pengambil kebijakan konversi minyak tanah ke gas kepada para komisioner Komnas HAM.
Juru bicara Bendera M. Husni Thamrin Barubu mengatakan peristiwa ledakan tabung gas terus terjadi. Pada tanggal 1 Juli lalu, ledakan menimpa rekan mereka, Nurohman, warga Bungur Besar. Oleh karena itu, mereka mendatangi Komnas HAM.
Menurut Husni, ledakan tabung gas di rumah Nurohman terjadi ketika istrinya tengah memasak. Akibat ledakan itu pula, lima rumah terbakar. Warga pun kini tinggal dalam ketakutan, lanjutnya.
Bendera meminta pemerintah menarik semua tabung gas dan memberikan alternatif lain bagi masyarakat. Pemerintah juga diminta membuka analisa mengenai tabung gas yang akan dilepas ke pasar dan menjamin bahwa tabung tersebut aman. Perwakilan Bendera diterima oleh komisioner Jhony Nelson Simanjuntak
Kembali Ke Atas Go down
 
Komnas HAM menduga, Koversi Gas Langgar HAM
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
KHARISMA 95.5 FM COMMUNITY :: Waroeng “ KHARISMA “ :: Actual news-
Navigasi: